Selasa, 14 Juni 2016

Jangan pernah Takut Bermimpi

Semua orang pasti punya mimpi. Tidak hanya satu mimpi, tapi dua, tiga, bahkan ratusan mimpi yang ingin dicapai. Mimpi bukanlah sesuatu yang tidak layak untuk dimiliki. Kita membutuhkan mimpi dalam hidup, agar kita tahu untuk apa kita hidup, apa yang harus dilakukan selama hidup, dan bagaimana takdir kita. Kita punya mimpi, itu bukan sebuah kesalahan. Mimpi mimpi itu –walau sudah berhasil diraih- akan selalu ada di dalam hati dan benak kita, sang pemilik mimpi. Akan selalu ada usaha untuk meraihnya, pun saat kita menyatakan untuk menyerah –menyerah pun dianggap sebagai sebuah usaha dalam pencapaiannya.

Menyerah. Pada titik kulminasi hidup, setiap nyawa pasti pernah berpikir “Sudahlah. Aku menyerah saja.” Walau tidak ada niat untuk bunuh diri –frustasi karena usahanya selalu gagal- tapi kepasrahan pada takdir selalu saja mengikuti kemana hati dan pikiran ini menuju –meski hanya secuil. Menyerah dan realistis hanya beda tipis. Pada akhirnya kita semua akan tahu, mana yang nyata di depan mata, dan mana yang hanya sekedar bunga tidur semata.

Kembali pada mimpi. Setiap mimpi selalu membawa sebuah daya misterius yang secara kasat mata terlihat negatif, tetapi sebenarnya menunjukkan pada kita –sang pemilik mimpi- kemana kaki harus melangkah menuju takdir dan mimpi itu sendiri. Kita akan dengan sekuat tenaga berusaha untuk meraihnya, mencoba berbagai daya dan upaya.
Begitu besar kekuatan yang dikeluarkan, hingga tanpa sadar, seluruh alam semesta bersatu padu membantu kita dalam mencapai mimpi kita. 

Alam semesta punya caranya, itu rahasia Langit.

Kita tidak perlu tahu bagaimana Langit memberikan sumbangsihnya. Kita hanya perlu terus berusaha mewujudkannya dengan cara yang memang pantas dilakukan. Biarkan semesta melakukan dengan pilihannya. Toh suatu saat nanti, aku yakin keduanya –caraku dan Langit- akan bertemu, berjalan bersama, saling beriringan dalam meraih mimpi-mimpi itu. Menggenggem semua mimpi yang pernah kita miliki.

Saat kamu memimpikan untuk bisa melihat dunia, kamu tidak perlu memaksakan diri untuk melakukannya, hingga melupakan apa yang sudah kamu miliki bahkan lupa mengucap syukur pada Sang Langit. Jika kamu tidak bisa melihat dunia, maka biarkan dunia yang melihatmu. Biarkan dunia mengakui keberadaanmu dengan semua usaha dan peluh yang telah kamu teteskan dalam menggapainya. Biarkan dunia percaya bahwa kamu bisa dipercaya untuk  menggenggamnya.

Jangan pernah takut bermimpi. Karena dengan bermimpi, kamu akan merasa lebih hidup. Kamu akan lebih berharga di hidupmu sendiri. Karena dengan bermimpi, hidupmu menjadi lebih terarah dan terasah. Karena dengan bermimpi, sekarang kamu punya tujuan yang pasti untuk menemui takdirmu.